Thursday, May 3, 2012

Bahaya Kolesterol Tinggi

Kolesterol Tinggi Picu Kematian Mendadak


Mentang-mentang masih muda banyak orang yang lantas tak peduli dengan makanan yang diasup. Padahal mungkin tanpa disadari kadar kolesterol jahat dalam darah sudah tinggi. Maka dari itu, jangan segan melakukan cek kolesterol.
Kolesterol merupakan molekul sejenis lemak dalam aliran darah. Dalam kadar normal atau kurang dari dari 200 mg/dl, kolesterol adalah sahabat bagi sistem tubuh. “Kolesterol diperlukan untuk membentuk membran sel, membentuk hormon, juga sumber energi,” kata dr.P.Tedjasukamana, Sp.JP, ahli jantung.
Ia menjelaskan, ada dua jenis kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) yang dikenal sebagai kolesterol jahat. LDL berfungsi mengalirkan kolesterol ke seluruh tubuh. Kelebihan LDL menyebabkan penumpukan lemak di dinding arteri.
Sementara itu jenis lemak lain adalah high density lipoprotein (HDL), yang memiliki fungsi berlawanan dengan LDL.
“HDL atau kolesterol baik ini berfungsi membuang kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dan mencegah penumpukan,” kata dr.Tedja dalam acara media edukasi bertajuk Kolesterol Jahat Membunuh Kapan Saja yang diadakan oleh Pfizer di Jakarta (1/7).
Kadar LDL yang berlebih (lebih dari 130 mg/dl) akan menyebabkan penumpukan di pembuluh darah lama kelamaan akan menyempitkan pembuluh darah. Akibatnya adalah serangan jantung atau stroke.
Kematian mendadak akibat serangan jantung ini harus diwaspadai karena angkanya terus meningkat. “Jantung koroner merupakan penyakit pembunuh yang paling ditakuti. Sekitar 80 persen meninggal secara mendadak,” katanya.
Ada beberapa faktor risiko penyebab kolesterol yang tidak bisa diubah, yakni faktor usia, ada riwayat kolesterol tinggi dalam keluarga, dan jenis kelamin. Pria beresiko tinggi menderita penyakit jantung koroner, namun risikonya sama pada wanita yang sudah menopause.
Gaya hidup merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner. Konsumsi makanan tinggi lemak, kurang berolahraga, serta merokok, memicu naiknya kadar kolesterol.
“Makanan yang tinggi lemak dan kolesterol yang kita asup akan menambah jumlah kolesterol dari hati. Karena itu batasi jumlah kalori yang diasup sesuai kebutuhan energi kita,” kata dr.Endang Darmoutomo, Sp.GK, dalam kesempatan yang sama.
Makanan sumber kolesterol antara lain telur, udang, jeroan, dada ayam, sirloin steak, dan masih banyak lagi. “Kolesterol hanya dihasilkan oleh sumber protein hewani. Makanan yang tidak mengandung kolesterol pun jika diolah dengan minyak jenuh akan menjadi lemak yang akan diubah menjadi kolesterol,” paparnya.

Anjuran Minum Air 8 Gelas Sehari

Anjuran Minum Air 8 Gelas Sehari Tak Menyesatkan

Oleh: Hardinsyah

“Ini merupakan fakta ilmiah dari kajian di Indonesia yang membuktikan bahwa keputusan bijak para pakar gizi dan kesehatan serta pengambil keputusan di Depkes pada tahun 1995 tentang anjuran minum air 2 Liter sehari adalah benar”.
Tulisan yang dimuat di Kompas.com,14 Juli 2011 berjudul “Anjuran Minum 8 Gelas Sehari Menyesatkan?” menarik untuk saya jawab dan diketahui pembaca.
Artikel ini diturunkan dari sumber telegraph.co.uk yang ditulis Margaret McCartney—seorang dokter umum—dalam majalah online kedokteran di Inggris yang memuat bahwa minum 8 gelas air sehari adalah pepatah keliru bahkan mungkin bisa membahayakan dan anjuran tersebut adalah omong kosong. Kritikan dr Margaret didasarkan pada anjuran National Health Services (NHS) di Inggris yang telah lama menyarankan masyarakat Inggris agar minum sekitar 1,2 liter air per hari untuk menjaga kesehatan.
Anjuran ini berdasarkan konsensus para pakar gizi dan kesehatan puluhan tahun lalu dan dalam konteks budaya minum orang dewasa Inggris, yang mengonsumsi susu, jus, dan alkohol sampai 4 gelas sehari. Jumlah asupan dari tiga jenis minuman ini tidak termasuk dalam anjuran minum 1,2 liter. Warga Inggris biasa makan buah dan sayur yang banyak yang juga merupakan sumber air.
Bagaimana faktanya di Indonesia? Untuk pertama kali, pada tahun 2009 Indonesia mempunyai data hasil penelitian, yang kami sebut THIRST (The Indonesian Regional Hydration Study) tentang permasalahan dehidrasi, pengetahuan dan asupan air pada remaja dan orang dewasa Indonesia, khususnya.
Penelitian ini dilakukan di enam kota dengan jumlah subyek terbesar dibanding penelitian serupa, yaitu 1.200 subyek pria dan wanita remaja dan dewasa (tidak termasuk lansia). Fakta berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa 46,1 persen subyek remaja dan dewasa mengalami dehidarasi ringan, yang setara dengan kekurangan air tubuh sekitar 2 persen.
Pengukuran dehidrasi dilakukan berdasarkan pemeriksaan urin di laboratorium dengan kriteria urine spesific gravity>=1.02. Pada penelitian ini juga dianalisis total asupan air dari semua sumber yaitu air dari minuman, air dari makanan, dan air hasil metabolisme. Rata-rata total asupan air harian subyek yang tidak mengalami dehidrasi dari semua sumber air tersebut adalah 2,9 liter, yang 1,8 liter di antaranya berasal dari air putih dan 0,5 liter dari air minum lainnya. Ini berarti bahwa subyek yang normal atau tidak dehidrasi minum air sekitar 2,3 liter sehari. Asupan air dari susu, jus, dan alkohol pada penelitian ini amat rendah, tidak seperti di Inggris.
Kebutuhan air tentu berbeda menurut kelompok umur, aktivitas, suhu tubuh, dan suhu lingkungan. Kebutuhan air bagi anak dan lansia lebih rendah dibanding kebutuhan air remaja dan dewasa. Kebutuhan air ibu hamil dan menyusui lebih banyak dibanding kebutuhan air wanita ketika tidak hamil dan tidak menyusui. Kebutuhan air bayi usia sebelum enam bulan adalah dari ASI yang dari penelitian kami di Bogor adalah sekitar 0,65 liter per hari. Penelitian ahli ginjal Siregar, P dkk (2009) di Jakarta menunjukkan bahwa kebutuhan air pada lansia lebih rendah dari orang dewasa yaitu 1-1,5 liter sehari.
Ini merupakan fakta ilmiah dari kajian di Indonesia yang membuktikan bahwa keputusan bijak para pakar gizi dan kesehatan serta pengambil keputusan di Depkes pada tahun 1995 tentang anjuran minum air 2 liter sehari adalah benar. Pesan minum air minimal 2 liter dalam pedoman gizi seimbang adalah bagi remaja dan dewasa secara umum, bukan bagi anak-anak dan lansia yang kebutuhan airnya lebih rendah, yaitu 3-6 gelas sehari bergantung umur dan aktivitas fisiknya.
Oleh karena itu, anjuran Departemen Kesehatan dalam buku Pedoman Umum Gizi Seimbang (Depkes, 1995) untuk minum minuman yang aman dan cukup, yaitu 2 liter atau 8 gelas sehari bagi penduduk Indonesia usia remaja dan dewasa mempunyai dasar ilmiah yang dapat dipertangungjawabkan, bukan omong kosong dan tidak menyesatkan. Demikian pula dengan visualisasi anjuran delapan gelas air dalam Tumpeng Gizi Seimbang yang terkini.
* Prof Dr Hardinsyah, MS, Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB dan Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia

Kanker Dan Gaya Hidup

40 Persen Kanker Disebabkan Gaya Hidup

Lebih dari 40 persen semua jenis kanker disebabkan karena pilihan gaya hidup. Berdasarkan survei yang dilakukan di Inggris, hampir setengah penderita yang terdiagnosa kanker disebabkan oleh pemilihan gaya hidup.

Obesitas, merokok, makanan dan alkohol, masing-masing dapat menjadi penyebab timbulnya tipe kanker. Namun, rokok menjadi pemicu utama terjadinyakanker. Merokok menyebabkan 23 persen kanker pada pria dan 15,6 persen pada wanita.

“Banyak orang percaya bahwa kanker disebabkan karena nasib atau gen. Namun, setelah melihat semua bukti, jelas bahwa sekitar 40 persen penyebab kanker disebabkan oleh hal-hal dimana kita sebenarnya bisa merubahnya,” ungkap peneliti Prof Max Parkin.
Peneliti juga menemukan posisi kedua penyebab terjadinya kanker adalah disebabkan sedikitnya mengonsumsi buah dan sayuran segar pada makanan pria. Berbeda dengan pria, penyebab terjadinya kanker pada wanita setelah merokok adalah obesitas.

“Kami tak menduga saat menemukan makan buah dan sayur akan menjadi penting bagi pria untuk melawan kanker. Dan bagi wanita, tak mengira bila kegemukan berdampak lebih buruk dibandingkan alkohol,” tambahnya.

Berikut ini 6 besar penyebab terjadinya kanker pada wanita dan pria.
Pria
1. Merokok 23 %
2. Sedikit Makan buah dan sayur 6,1 %
3. Bahaya/Risiko dalam pekerjaan 4,9 %
4. Alkohol 4,6 %
5. Kegemukan 4,1 %
6. Terpapar matahari 3,5 %


Wanita
1. Merokok 15,6 %
2. Kegemukan 6,9 %
3. Infeksi 3,7 %
4. Terpapar matahari 3,6 %
5. Sedikit makan buah dan sayur 3,4 %
6. Alkohol 3,3 %

Penanganan Jerawat

Bahaya Punya Kebiasaan Memencet Jerawat

Banyak orang yang punya kebiasaan memencet jerawat karena beranggapan itu akan mempercepat penyembuhan. Padahal memencet jerawat justru akan membuat jerawat makin buruk. Ada beberapa bahaya bila Anda punya kebiasaan memencet jerawat. Apa saja?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memencet jerawat dapat menimbulkan jaringan parut. Jika Anda berjerawat, jauhkan tangan dari wajah karena minyak dan kotoran di tangan bisa membuat jerawat lebih buruk.

Selain jaringan parut, memencet jerawat juga bisa menyebabkan iritasi kulit, perdarahan, infeksi dan meninggalkan bekas luka, seperti dilansir Livestrong, Rabu (8/11/2011).


1. Iritasi
Memencet dan meremas hanya akan memperparah jerawat. Bahkan, jika pun ada perbaikan maka sifatnya hanya sementara, menurut laporan Georgetown University Health Education Services. Segera setelah dipencet jerawat akan muncul kembali, sering dengan kemerahan atau iritasi. Bahkan jika Anda pencet jerawat dan tampak kurang jelas, iritasi dan meradang meninggalkan bekas yang lebih lama dari jerawat itu sendiri.


2. Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat dapat menyebabkan perdarahan. Ketika jerawat berdarah, pori-pori yang tersumbat akan terbuka dan rentan meninggalkan bakteri pada kulit. Sel-sel darah putih kemudian akan memerangi bakteri yang menyerang, pori-pori akan kembali tersumbat namun meradang. Dengan munculknya pembengkakan dan darah kering, jerawat muncul mungkin bahkan lebih terlihat daripada sebelumnya.


3. Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat membuat bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini dapat menyebabkan infeksi pada pori-pori yang tersumbat, membuat daerah sekitar jerawat lebih memerah dan meradang.


4. Jaringan parut dan bekas luka
CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat dapat menyebabkan jaringan parut. Selain itu, melukai jaringan sekitar yang pori-pori tersumbat dapat merusak kulit secara permanen dan meninggalkan bekas luka. Hal ini terutama berlaku pada lesi jerawat yang bermasalah, seperti papula, pustula, nodul dan kista, yang semuanya bisa sangat menyakitkan.

Untuk menghindari jaringan parut dan kerusakan kulit permanen, jangan pencet atau menekan jerawat. Hati-hati saat mencukur, hindari daerah yang berjerawat karena hal itu juga dapat mengakibatkan jaringan parut

Waspada Keputihan Sampai Nyeri

Awas! Keputihan Sampai Nyeri Itu Infeksi


TRIBUNNEWS.COM - Keputihan pada wanita usia reproduktif sangat umum terjadi. Namu hati-hati jika keputihan sudah menimbulkan rasa sakit, itu berarti infeksi.
Ini dikatakan Dr Nasruddin AM SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan. Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini menjelaskan jika keputihan tersebut sudah sangat banyak, berubah warna (coklat kekuningan), berbau, ada rasa nyeri kemungkinan besar telah terjadi infeksi.
“Kalau nyerinya sampai mengganggu hubungan seksual itu bisa jadi infeksi,” terang Nasruddin.
Pada wanita yang rentang terhadap infeksi genital, maka KB Spiral (IUD) dapat memperberat infeksi tersebut, pemeriksaan papsmear kami rasa menjadi solusi yang baik untuk mengeceknya. Ini sekalian untuk mengetahui kuman penyebab infeksi jika ada dan untuk kepentingan pengobatan.
Jika telah mendapatkan pengobatan tetapi belum ada perbaikan maka melepaskan IUD bisa menjadi pertimbangan dan mengganti dengan metode kontrasepsi yang lain

PENGARUH MINUMAN ISOTONIK TERHADAP TUBUH MANUSIA

Pengaruh minuman isotonik terhadap tubuh manusia sangatlah berperan dalam menjadi tolak ukur bagaimana masyarakat sebaiknya dalam mengkonsumsi minuman isotonik. Minuman isotonik sangat berkaitan dengan penggantian cairan tubuh manusia, namun tidak lepas dari kondisi tubuh yang lelah dan kandungan yang sesungguhnya terdapat pada minuman isotonik. 2.1 Kondisi Tubuh yang Lelah

Setelah capek berolahraga, pasti badan terasa letih dan ingin segera minum, untuk menghilangkan rasa haus. Hal ini dikarenakan pada saat berolahraga, atau melakukan aktivitas yang berat, kita kehilangan banyak cairan yang keluar melalui keringat. Saat berkeringat, tubuh kita mengeluarkan sejumlah mineral penting yang dibutuhkan tubuh, seperti natrium (Na) dan klorida (CI), lewat pori-pori kulit. Cairan yang keluar tersebut harus segera digantikan, kalau tidak dapat menyebabkan gangguan, terutama pada jantung. Cairan tubuh berperan penting dalam metabolisme, di antaranya mengangkut dan menyerap zat-zat gizi di dalam darah, membantu proses pencernaan dan menjaga suhu tubuh. Mengingat fungsinya, jangan heran bila tubuh manusia membutuhkan cairan setiap hari untuk mengganti cairan yang keluar melalui pernapasan, keringat, dan urine. Jika cairan yang keluar tidak segera digantikan, lama-kelamaan tubuh dapat mengalami dehidrasi. Gejala yang muncul antara lain badan lemas, mata berkunang-kunang hingga konsentrasi menurun. Aktivitas fisik yang terlampau berat juga bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan yang ditandai dengan gejala mual, lelah, nyeri kepala, muntah, bahkan kejang otot. 2.2 Kandungan dan Khasiat Minuman Isotonik Komposisi isotonik 98 persen berupa air. Dua persen lainnya berupa ion Natrium Klorida, Kalium Fosfat, Magnesium Sitrat, dan Kalsium Laktat. Fungsi ion-ion ini dapat mengganti elektrolit tubuh yang hilang. Dengan demikian, khasiat yang paling khas dari minuman isotonik adalah dapat segera mengganti cairan tubuh yang hilang. Dalam bahasa kerennya dikatakan mengganti ion atau elektrolit tubuh. Minuman isotonik dipercaya bukan hanya mampu menggantikan cairan tubuh. Minuman ini juga konon dapat menyembuhkan demam berdarah dan tifus. Apa benar begitu? Sebenarnya, minuman ini hanya membantu mempercepat proses pemulihan penderita. Bila pasien rajin mengonsumsi minuman isotonik, maka cairan tubuhnya yang hilang akan tergantikan secara efektif. Minuman ini juga baik dikonsumsi saat mengalami dehidrasi atau diare. Boleh dibilang fungsinya serupa dengan oralit. Tak hanya itu, minuman isotonik juga dinilai mujarab dalam proses penyembuhan sariawan. Namun beberapa waktu lalu, Komite Masyarakat Antibahan Pengawet (Kombet) mengungkap hasil risetnya terhadap 28 minuman dalam kemasan. Yang paling banyak diteliti adalah minuman isotonik. Menurut Ketua Kombet, Nova Kurniawan, sebagian besar minuman jenis itu mengandung bahan pengawet. Sampel diambil secara acak untuk selanjutnya diuji secara laboratorium. Penelitian yang disupervisi Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Jakarta ini dilakukan di 3 laboratorium, yakni Sucofindo Jakarta, M-Brio Bogor, dan Bio-Formaka Bogor. Pengawet merupakan bahan yang ditambahkan untuk mencegah atau menghambat terjadinya kerusakan atau pembusukan minuman atau makanan. Dengan penambahan pengawet tersebut, produk minuman diharapkan dapat terpelihara kesegarannya. Akan tetapi penggunaannya tentu harus mengikuti takaran yang dibenarkan. Lantaran itu masyarakat perlu memahami label yang tertera pada kemasan. Sayangnya, pada label kemasan produk banyak tidak dicantumkan atau dijelaskan tentang komposisi bahan pengawet yang digunakan. Kalaupun dicantumkan, penjelasan biasanya ditulis dengan huruf yang sangat kecil sehingga sulit dibaca atau menggunakan bahasa asing sehingga tak mudah dipahami konsumen. Ada 3 kelompok produk yang beredar di pasaran. Pertama, produk yang tidak menggunakan bahan pengawet. Kedua, produk yang menggunakan bahan pengawet dan mencantumkannya pada label. Ketiga, menggunakan bahan pengawet tapi tak mencantumkan pada kemasan.  Meskipun begitu, jika mengonsumsinya hanya sekali-sekali, maka tak perlu kelewat khawatir. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah melakukan penelitian serupa dan hasilnya menunjukkan bahan pengawet yang digunakan masih di bawah ambang batas ketentuan Departemen Kesehatan. Menurut Direktur Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Badan POM, Sukiman Said Umar, berdasarkan nilai Acceptable Daily In-take (ADI), natrium benzoat memiliki ambang batas 600 miligram per liter. Hal ini memang berbeda dari hasil riset Kombet yang menyebutkan angka 117-433 miligram per liter.  Adapun ambang batas kalium sorbat yaitu 25 miligram per kilogram berat badan. Jadi, bila berat badan anak 20 kg, dan ia minum 500 mg kalium sorbat melalui dua botol minuman isotonik, berdasarkan kajian risiko yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) hal itu dianggap tidak membahayakan. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dr. Husniah Rubiana Thamrin Akib, M.S, M.Kes, SpFK, mengatakan, ada beberapa bahan pengawet yang memang diperbolehkan untuk makanan dan minuman yang diperkenankan badan dunia. Hal ini ditetapkan dalam Kepmenkes (Keputusan Menteri Kesehatan).  Menurut Akib, pengawet yang digunakan pada minuman ringan yang banyak diberitakan (natrium benzoat dan kalium sorbat) adalah bahan pengawet yang diperbolehkan penggunaannya dalam makanan. Tidak hanya digunakan di Indonesia, tapi juga oleh negara lain. “Produk-produk Mizone, Zetporto, Mogu-mogu, Jungle Juice dan Zesttea adalah produk-produk yang kandungan isinya tidak berbahaya karena mengandung bahan pengawet yang diperbolehkan/diizinkan.  Hasil riset Sucofindo Jakarta (17-20 November 2006) tentang minuman isotonik yang mengandung bahan pengawet : Produk yang mengandung pengawet natrium benzoat: 1. Zporto (376,17 mg/l) 2. Freez Mix (267,84 mg/l) 3. Arinda Sweat (286,08 mg/l) 4. Zhuka Sweat (214,15 mg/l) 5. Kino Sweat (260,86 mg/l) 6. Amazone (433,30 mg/l) 7. Boyzone (280,41 mg/l) 8. Amico Sweat (289,93 mg/l) 9. Pokap (263,39 mg/l). Produk yang mengandung kalium sorbat: 1. Zegar (95,37 mg/l). Produk yang mengandung natrium benzoat dan kalium sorbat: 1. Mizone (107,28 mg/l dan 91,20 mg/l). Berikut hasil riset M-Brio Bogor yang dikeluarkan 3 November 2006: Produk yang mengandung kalium sorbat: 1. Mizone (Orange Lime) (113 mg/l) 2. Zegar (116 mg/l) Produk yang mengandung natrium benzoat: 1. Freez Mix 120 mg/l. 2. Arinda Sweat (119 mg/l) 3. Zhuka Sweat (117 mg/l) 4. Kino Sweat (122 mg/l) 5. Amazon (118 mg/l) 7. Boyzone (123 mg/l) 8.V-Zone (120 mg/l) 9. Americo Sweat (121 mg/l) 10.Pokap (123 mg/l). Laporan dari Bio Farmaka Research Center IPB Bogor: Produk yang mengandung natrium benzoat dan kalium sorbat: - Mizone (Passian Fruit dan Orange Lime) dan Jungle Jus. Produk yang tak mengandung natrium benzoat dan kalium sorbat: - Vitazone, Pocari Sweat, Rezza Sportion, Nu Apple EC dan Jus AFI.
DAFTAR PUSTAKA Fardi. (2008). Pengaruh Minuman Isotonik. [Online]. Available : http://asianherbal.blogspot.com/2008/07/pengaruh-minuman-isotonik.html Hanny. (2008). Minuman Isotonik - Jangan minum berlebihan. [Online]. Available : http://hannyks.multiply.com/reviews/item/39 Ika.(2007). Minuman Isotonik. [Online]. Available : http://ikapunyaberita.wordpress.com/2007/05/20/minuman-isotonik/ Indriasari, L. (2008). Dibalik Minuman Isotonik. [Online]. Available : http://id.shvoong.com/newspapers/indonesia/ Linda. (2008). POCARI SWEAT Pengganti Ion Tubuh. [Online]. Available : http://bugiscamp.wordpress.com/2008/05/16/pocari-sweat-pengganti-ion-tubuh Riana, N. (2008). Di balik minuman Isotonik. [Online]. Available : http://www.mail-archive.com/cahdemak@yahoogroups.com/msg00765.html Rusiawan, A. (2006). Minuman isotonik bikin sakit !. [Online]. Available : http://rusiawan.wordpress.com/2006/11/29/minuman-isotonik-bikin-sakit/    Widyantoro, F. (2007). MENELISIK MINUMAN ISOTONIK. [Online]. Available : http://blog.its.ac.id/fadliwdt/2007/08/20/menelisik-minuman-isotonik/

PEMISAHAN CAMPURAN

Pemisahan canpuran dilakukan untuk membersihkan zat berguna dari pengotornya . misalnya, perusahaan air minum memisahkan ztat-zat pengotor untuk mendapatkan air yang layak dikonsumsi. Pemisahan campuran juga dilakukan berdasarkan manfaat zat penyusunnya. Misalnya, proses pengolahan minyak bumi memisahkan bensin, solar, minyak tanah ,dan penyusun minyak lainnya.
Pada dasarnya pemisahan canmpuran dapat dilakukan berdasarkan sifat fisika, misalnya ukuran partikel,titik didih, dan kelarutan. Pemisahan campuran dapat dilakukan dengan cara penyaringan,penyulingan pengkristalan, penyubliman,dan kromatografi. Selain berdasrkan sifat fisika, pemisahan campuran juga dapat dilakukan berdasarkan syifat kimia.

1.pemisahan campuran berdasarkan sifat
a.Pengayakan
Pernahkah kamu melihat tukang bangunan menyaring pasir? Peristiwa itu merupakancontoh pemisahancampuran berdasarkan ukuran partikel. Pemisahan tersebut disebut pengayakan karena menggunakan ayakan. Pasir yang kecil dapat lolos dariayakan, sedangkan kerikil yang lebih besar akan tertiggal pada ayakan.

b.Penyaringan
Penyaringan dapat digunakan untuk memisahkan padatan dengan cairan. Kegunaan penyaringan tergantung padaukuran penyaring,disesuaikan denganzat-zat yang akan dipisahkan.saringan yang digunakan untuk memisahkan pasir dan kerikil berbeda dengan saringan yang digunakan untuk menyaring santan dari ampasnya. Penyaringan dilaboratorium menggunakan kertas saring.
Penyaringan juga dapat digunakan untuk memisahkan campuran dari beberapa zat yang mempunyai perbedaan kelarutan dalam air. Missalnya kita akan memisahkan campuran pasir dan garam. Pasir tidak larut dalam air dan garam larut dalam air. Jika campurannya dilarutkan dalam air,garam larut dan pasir tidak larut. Setelah disaring dengan kertas saring,pasir akan tertinggal dan garam akan lolos dari kertas saring. Zat yang tertinggal di kertas saring disebut residu dan yang lolos dari kertas saring disebut filtrat.

c.Sentrifugasi
Pemisahan suspensi dalam juklah sedikit, dapat dilakukan dengan sentrifugasi. Sentrifugasi digunakan untuk memisahkan padtan yang ukuranya cukup kecil dan tersebar maerata dalam ciran. Volum campuran yang akan dipisahkan bviasanya sedikit sehingga tidak mungkin unatuk disaring. Campuran yang akan dipisahkan dimasukkan dalam tabung , kemudiadn tabung dimasukkan kedalam alat sentrifugasi. Slain itu, digunakabn tabung lain yangberisi cairan sebagai penyeimbang. Di dalam alat sentrifugasi, tabung diputar dengan cepat. Karena adanya daya sentrifugal, maka padatan akan terkumpul di bagian bawah tabung sehingga memudahkan untuk dipisahkan dari cairan.

d.Kristalisasi
Pemisahan campuran denga kristalisasi dilakukan untuk memisahkan zat padat dari pengotornya. Mula-mula zat padat dilarutkan, setelah larut kemudian disaring. Hasil penyaringan itu digunakan untuk membentuk kristal dengan cara menguapkan pelarutnya sehingga menjadi lebih pekat. Larutan pekat tersebut selanjutnya didiginkan sehingga zat terlarutnya mengkristal. Hal tersebut dapat terjadi karena pada suhu yang rendah kelarutan menjadi berkurang. Pemisahan campuran dengan kristalisasi diperoleh padatan yang lebih murni, karena komponen lain yag kadarnya lebih kecil tidak ikut mengkristal. Misalnya kita memisahkan campuran air dan garam. Jika iarnya diuapkan larutan garam akan membentuk larutan lewat jenuh. Kristalisasi mirip dengan penguapan.

e.Penyulingan (distilasi)
Ketika memisahkan iar dan garampada iar laut dengan cara penguapan, yang tertinggal adalah garamnya, sementara airnya menguap. Bagaimana cara mendapatkan airnya? Caranya melalui proses distilasi. Proses distilasi terdiri dari dua tahap yaitu pendidihan sehingga airnya menguap, lalu kondensasi (pengembunan) agar uap air kembali mengembun.

Distilasi sederhana dapat kita lakukan di rumah. Misalnya kita ingin memisahkan air dari larutan teh. Panaskan ait teh dalam ceret di atas kompor,biarkan hingga terus mendidih. Lalu uap air yang keluar dari mulut ceret embunkan dengan piring kaca. Kumpulkan hasil pengembunan dari uap airnya.air hasilpengembunan itu dinamakan air distilasi. Air distilasi ini murni, tidak tercampur lagi dengan larutan teh.

f.Sublimasi
Sublimasi adalah proses perubahan benda padat menjadi gas atau sebaliknya. Pemisahan campuran dengan sublimasi dilakukan jika ada zat padat yang menyyublim bercampur dengan zat yang tidak dapat menublim. Metode sublimasi dilakukan terhadap campuran dua benda padat yang salah satunya mempunyai saifat dapat mengalami sublimasi jika dipanaskan.Contoh zat yang mudah menublim adalah kapur barus, iodin, dan kafein

g.Kromatografi
Kromatografi adalah proses untuk memisahkan campuran bahan berwarna. Hal ini dapat terjadi karena bahn yang berbeda akan larut pada zat pelarut pada tingkat yang berbeda, maka bahan yang berbeda ini akan bergerak pada medium penyerap dalam laju yang berbeda pula. Pemissahan dengan kromatografi dilakukan pada campuran yang memiliki perbedaan kecepatan merambat antara zat terlarut dengan mediumnya. Dalam kehidupan sehari-hari pemisahan kromatografi dapat kamu lihat pada rembesan tinta hitam pada kertas basah sehingga dihasilkan garis-garis dengan jark tertentu.

h.Ekstraksi
Mmisalnya kamu diminta untuk mengambil minyak dari biji kacang , apka yang kamu lakukan? Cara yang dapat kita lakukan adalah ekstraksi. Secara sederhana ekstraksi dapat dilakukan dengan corong pisah.
Pada dasarnya , ekstraksi adalah memisahkan campuran dengan menggunakandua pelarut yang tidak saling bercampur. Dengan corong pisah kamu dapat zat yang larut dalam minyak dengan zat yang larut dalam air. Biasanya zat yang larut dalam air berada di bawah dan zat yang larut dalam minyak berada di atas. Dengan membuka keran pada corong pisah, air dan zat yang terlarut di dalamnya akan keluar sehingga yang tertiggal hanya minyak dan zat yang terlarut du dalamnya. Selanjutnya pemurnian zat dilakukan dengan distilasi.

2.Pemisahan campuran berdasarkan sifat kimia
Sifat kimia adalah sifat yang berhubungan dengan pembentukan zat lain. Jadi, pemisahan campuran berdasarkan sifat kimia dilakukan dengan cara mengubah zat yang akan dipisahka. Contoh pemisahan campuran dengan cara kima adalah membersihkan air dari garam –garam kalsiumdan m,agnesium.
Air yang mengandung garam-garam kalsium ada magnesium misalnya kalsium bikarbonat, kalsium sulfat, kalsium klorida dan magnesium klorida disebut air sadah. Air sadah kurang baik untuk mencuci dan memasak. Untuk menghilangkan kesadahan air berarti memisahkan garam kalsium dan magnesium yang terlarut dalam air.