PEMISAHAN CAMPURAN
Pemisahan canpuran dilakukan untuk membersihkan zat berguna dari
pengotornya . misalnya, perusahaan air minum memisahkan ztat-zat
pengotor untuk mendapatkan air yang layak dikonsumsi. Pemisahan campuran
juga dilakukan berdasarkan manfaat zat penyusunnya. Misalnya, proses
pengolahan minyak bumi memisahkan bensin, solar, minyak tanah ,dan
penyusun minyak lainnya.
Pada dasarnya pemisahan canmpuran dapat dilakukan berdasarkan sifat
fisika, misalnya ukuran partikel,titik didih, dan kelarutan. Pemisahan
campuran dapat dilakukan dengan cara penyaringan,penyulingan
pengkristalan, penyubliman,dan kromatografi. Selain berdasrkan sifat
fisika, pemisahan campuran juga dapat dilakukan berdasarkan syifat
kimia.
1.pemisahan campuran berdasarkan sifat
a.Pengayakan
Pernahkah kamu melihat tukang bangunan menyaring pasir? Peristiwa itu
merupakancontoh pemisahancampuran berdasarkan ukuran partikel. Pemisahan
tersebut disebut pengayakan karena menggunakan ayakan. Pasir yang kecil
dapat lolos dariayakan, sedangkan kerikil yang lebih besar akan
tertiggal pada ayakan.
b.Penyaringan
Penyaringan dapat digunakan untuk memisahkan padatan dengan cairan.
Kegunaan penyaringan tergantung padaukuran penyaring,disesuaikan
denganzat-zat yang akan dipisahkan.saringan yang digunakan untuk
memisahkan pasir dan kerikil berbeda dengan saringan yang digunakan
untuk menyaring santan dari ampasnya. Penyaringan dilaboratorium
menggunakan kertas saring.
Penyaringan juga dapat digunakan untuk memisahkan campuran dari beberapa
zat yang mempunyai perbedaan kelarutan dalam air. Missalnya kita akan
memisahkan campuran pasir dan garam. Pasir tidak larut dalam air dan
garam larut dalam air. Jika campurannya dilarutkan dalam air,garam larut
dan pasir tidak larut. Setelah disaring dengan kertas saring,pasir akan
tertinggal dan garam akan lolos dari kertas saring. Zat yang tertinggal
di kertas saring disebut residu dan yang lolos dari kertas saring
disebut filtrat.
c.Sentrifugasi
Pemisahan suspensi dalam juklah sedikit, dapat dilakukan dengan
sentrifugasi. Sentrifugasi digunakan untuk memisahkan padtan yang
ukuranya cukup kecil dan tersebar maerata dalam ciran. Volum campuran
yang akan dipisahkan bviasanya sedikit sehingga tidak mungkin unatuk
disaring. Campuran yang akan dipisahkan dimasukkan dalam tabung ,
kemudiadn tabung dimasukkan kedalam alat sentrifugasi. Slain itu,
digunakabn tabung lain yangberisi cairan sebagai penyeimbang. Di dalam
alat sentrifugasi, tabung diputar dengan cepat. Karena adanya daya
sentrifugal, maka padatan akan terkumpul di bagian bawah tabung sehingga
memudahkan untuk dipisahkan dari cairan.
d.Kristalisasi
Pemisahan campuran denga kristalisasi dilakukan untuk memisahkan zat
padat dari pengotornya. Mula-mula zat padat dilarutkan, setelah larut
kemudian disaring. Hasil penyaringan itu digunakan untuk membentuk
kristal dengan cara menguapkan pelarutnya sehingga menjadi lebih pekat.
Larutan pekat tersebut selanjutnya didiginkan sehingga zat terlarutnya
mengkristal. Hal tersebut dapat terjadi karena pada suhu yang rendah
kelarutan menjadi berkurang. Pemisahan campuran dengan kristalisasi
diperoleh padatan yang lebih murni, karena komponen lain yag kadarnya
lebih kecil tidak ikut mengkristal. Misalnya kita memisahkan campuran
air dan garam. Jika iarnya diuapkan larutan garam akan membentuk larutan
lewat jenuh. Kristalisasi mirip dengan penguapan.
e.Penyulingan (distilasi)
Ketika memisahkan iar dan garampada iar laut dengan cara penguapan, yang
tertinggal adalah garamnya, sementara airnya menguap. Bagaimana cara
mendapatkan airnya? Caranya melalui proses distilasi. Proses distilasi
terdiri dari dua tahap yaitu pendidihan sehingga airnya menguap, lalu
kondensasi (pengembunan) agar uap air kembali mengembun.
Distilasi sederhana dapat kita lakukan di rumah. Misalnya kita ingin
memisahkan air dari larutan teh. Panaskan ait teh dalam ceret di atas
kompor,biarkan hingga terus mendidih. Lalu uap air yang keluar dari
mulut ceret embunkan dengan piring kaca. Kumpulkan hasil pengembunan
dari uap airnya.air hasilpengembunan itu dinamakan air distilasi. Air
distilasi ini murni, tidak tercampur lagi dengan larutan teh.
f.Sublimasi
Sublimasi adalah proses perubahan benda padat menjadi gas atau
sebaliknya. Pemisahan campuran dengan sublimasi dilakukan jika ada zat
padat yang menyyublim bercampur dengan zat yang tidak dapat menublim.
Metode sublimasi dilakukan terhadap campuran dua benda padat yang salah
satunya mempunyai saifat dapat mengalami sublimasi jika
dipanaskan.Contoh zat yang mudah menublim adalah kapur barus, iodin, dan
kafein
g.Kromatografi
Kromatografi adalah proses untuk memisahkan campuran bahan berwarna.
Hal ini dapat terjadi karena bahn yang berbeda akan larut pada zat
pelarut pada tingkat yang berbeda, maka bahan yang berbeda ini akan
bergerak pada medium penyerap dalam laju yang berbeda pula. Pemissahan
dengan kromatografi dilakukan pada campuran yang memiliki perbedaan
kecepatan merambat antara zat terlarut dengan mediumnya. Dalam kehidupan
sehari-hari pemisahan kromatografi dapat kamu lihat pada rembesan tinta
hitam pada kertas basah sehingga dihasilkan garis-garis dengan jark
tertentu.
h.Ekstraksi
Mmisalnya kamu diminta untuk mengambil minyak dari biji kacang , apka
yang kamu lakukan? Cara yang dapat kita lakukan adalah ekstraksi. Secara
sederhana ekstraksi dapat dilakukan dengan corong pisah.
Pada dasarnya , ekstraksi adalah memisahkan campuran dengan
menggunakandua pelarut yang tidak saling bercampur. Dengan corong pisah
kamu dapat zat yang larut dalam minyak dengan zat yang larut dalam air.
Biasanya zat yang larut dalam air berada di bawah dan zat yang larut
dalam minyak berada di atas. Dengan membuka keran pada corong pisah, air
dan zat yang terlarut di dalamnya akan keluar sehingga yang tertiggal
hanya minyak dan zat yang terlarut du dalamnya. Selanjutnya pemurnian
zat dilakukan dengan distilasi.
2.Pemisahan campuran berdasarkan sifat kimia
Sifat kimia adalah sifat yang berhubungan dengan pembentukan zat lain.
Jadi, pemisahan campuran berdasarkan sifat kimia dilakukan dengan cara
mengubah zat yang akan dipisahka. Contoh pemisahan campuran dengan cara
kima adalah membersihkan air dari garam –garam kalsiumdan m,agnesium.
Air yang mengandung garam-garam kalsium ada magnesium misalnya kalsium
bikarbonat, kalsium sulfat, kalsium klorida dan magnesium klorida
disebut air sadah. Air sadah kurang baik untuk mencuci dan memasak.
Untuk menghilangkan kesadahan air berarti memisahkan garam kalsium dan
magnesium yang terlarut dalam air.